Cari Info Di Sini Sobat

Jumat, 11 Februari 2011

Kapolda akan Kaji Pembubaran Ahmadiyah di Jatim

Surabaya - Permintaan pembubaran Ahmadiyah oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur mendapat tanggapan Kapolda Jatim. Namun, sebelum dibubarkan, polisi akan mengkaji terlebih dahulu dengan unsur musyawarah pimpinan daerah (muspida) lainnya.

"Ya kita akan kaji di berbagai aspek, seperti aspek hukumnya, bagaimana dampak
sosialnya, bagaimana itu, ya harus kita kaji betul-betul," kata Kapolda Jatim, Irjen
Pol Badrodin Haiti, kepada wartawan usai menghadiri acara community policing di
halaman apel mapolda, Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Jumat (11/2/2011).

Badrodin mengatakan, pihaknya juga akan berdialog diantaranya bersama Gubernur Jatim, Pangdam V/Brawijaya, untuk membahas permasalahn Ahmadiyah di Jatim.

"Ini kan bukan hanya inisiatif polda saja, tapi seluruh muspida. Kemarin sudah kita
awali, kita berdialog dengan pak gubernur, dan pangdam," tuturnya.

Dalam waktu singkat, kata perwira tinggi dua bintang dipundaknya itu, seluruh muspida akan berkumpul bersama. "Tentu dalam waktu singkat, mungkin kita akan kumpul bersama, kita kaji bersama, apa yang dimaui MUI," jelasnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, MUI Jatim meminta muspida, agar berdialog membahas pembubaran Ahmadiyah khususnya di Jatim. Menurutnya, Ahmadiyah harus dibubarkan, karena ajarannya melenceng dari aqidah Islam, seperti mengaku masih ada nabi, setelah Nabi Muhammad SAW. (bdh/bdh)
Di Kutip From:www.surabaya.detik.com